HUT RI Kabupaten Bekasi 2026

25 Titik Krisis Air di Pebayuran, Asep Turun Tangan

25 Titik Krisis Air di Pebayuran, Asep Turun Tangan

25 Titik Krisis Air di Pebayuran, Asep Turun Tangan.--KBEDISWAY

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Kekeringan masih menghantui lahan pertanian di wilayah utara Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air untuk area persawahan dan masyarakat ikut terganggu. Salah satunya di saluran irigasi BKG 38, Kampung Teluk Bango, Desa Karangharja, yang menjadi salah satu titik dengan pasokan air minim.

 

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengebut normalisasi saluran irigasi untuk memastikan distribusi air ke area persawahan kembali optimal.

 

Berdasarkan data infografis bencana kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi tertanggal 1 September 2026 yang dihimpun Cikarang Ekspres, krisis air bersih di wilayah utara Kabupaten Bekasi, khususnya Kecamatan Pebayuran, tersebar di empat desa.

 

Rinciannya, Desa Karangsegar sebanyak delapan titik, Desa Karangharja delapan titik, Desa Sumberurip lima titik dan Desa Sumberreja empat titik. Total terdapat 25 titik yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja turun langsung meninjau progres normalisasi saluran irigasi mulai dari BKG 15 hingga BKG 38 pada Rabu (2/9) pagi. Peninjauan dilakukan bersama Perum Jasa Tirta (PJT), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta jajaran dinas terkait.

 

Asep mengatakan, terdapat perkembangan signifikan dalam dua pekan terakhir. Sejumlah saluran yang sebelumnya dipenuhi eceng gondok kini mulai terbuka, sementara pendalaman saluran dan pembuatan tanggul tengah dikerjakan.

 

"Saya kunjungan ke BKG 15, eceng gondoknya masih ada sedikit. Ke BKG 17, eceng gondoknya sudah habis," kata Asep Surya Atmaja kepada Cikarang Ekspres.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: