HUT RI Kabupaten Bekasi 2026

Kemarau Panjang, Petani di Kabupaten Bekasi Pompa Air Siang Malam Selama 40 Hari Habis 300 Liter Solar

Kemarau Panjang, Petani di Kabupaten Bekasi Pompa Air Siang Malam Selama 40 Hari  Habis  300 Liter Solar

Ilustrasi : Kemarau panjang mulai menekan sektor pertanian di Kabupaten Bekasi--

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID KABUPATEN BEKASI - Kemarau panjang mulai menekan sektor pertanian di Kabupaten Bekasi. Minimnya pasokan air membuat petani terpaksa mengandalkan pompanisasi sejak proses pembenihan, bahkan harus mengoperasikan mesin pompa siang dan malam agar tanaman padi tetap bertahan.

 

Kondisi itu salah satunya dialami petani di Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran. Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Karang Patri, Kosasih, mengatakan kondisi tersebut berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

“Jadi biasanya itu kalau pompa pas airnya kurang aja, di tengah-tengah. Sekarang mah dari pembenihan, sebelum tanam sudah harus dipompa,” kata Kosasih di Pebayuran, Rabu (30/9).

 

Pompanisasi dilakukan setiap hari untuk mengaliri areal persawahan. Bahkan, Kosasih mengaku harus berjaga pada malam hari untuk memastikan mesin tetap beroperasi.

 

“Ini sudah 40 hari pompa terus. Siang dan malam. Malah sudah hampir dua minggu saya enggak tidur malam karena kan pompa harus dijagain,” ujarnya.

 

Sebanyak 80 hektare sawah berada dalam kawasan pengelolaan kelompok tani yang dipimpinnya. Pengairan mengandalkan satu unit mesin pompa yang juga harus dibagi penggunaannya dengan kelompok tani lainnya.

 

“Sebenarnya cukup, cuma poktan lain ada yang enggak kebagian pompa jadi saya harus bagi-bagi juga sama yang lain,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait