DPRD Jabar Paripurna Perdana 2026 Diwarnai Interupsi

DPRD Jabar Paripurna Perdana 2026 Diwarnai Interupsi

Rapat paripurna perdana DPRD Jawa Barat 2026 diwarnai interupsi anggota dewan yang menyoroti aspirasi masyarakat dan alokasi anggaran media lokal.--

Jawa Barat, Disway.id - Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dalam rangka pembukaan masa sidang tahun 2026 berlangsung dinamis. Sidang yang digelar di Gedung DPRD Jabar tersebut diwarnai sejumlah interupsi dari anggota dewan yang menyampaikan berbagai aspirasi dan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah provinsi.

Interupsi muncul saat agenda penyampaian sambutan pembukaan masa sidang. Beberapa anggota DPRD meminta agar aspirasi masyarakat lebih diperhatikan, terutama dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di Jawa Barat sepanjang tahun 2026.

Salah satu isu yang disoroti adalah alokasi anggaran untuk media lokal yang dinilai masih kurang optimal di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Anggota DPRD menilai media lokal memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara luas.

BACA JUGA:Dirut Perumda Tirta Patriot Diduga Tertidur Saat Rapat, DPRD Bekasi Beri Klarifikasi Tegas

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hadir dalam rapat, yakni Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Sekretaris Daerah, menyatakan akan mencatat seluruh masukan yang disampaikan oleh DPRD. Pemerintah berkomitmen untuk menjadikan aspirasi dewan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan ke depan.

Rapat paripurna tetap berlangsung kondusif meski diwarnai perbedaan pandangan. Pimpinan DPRD Jabar menegaskan bahwa interupsi merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Dengan dibukanya masa sidang tahun 2026, DPRD Jabar diharapkan dapat terus memperkuat perannya dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mendorong kebijakan pemerintah provinsi yang lebih transparan, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan publik.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: