HUT RI Kabupaten Bekasi 2026

Diduga Konslet Listrik, Wahana Permainan Anak di City Garden Karawang Terkabar Hebat

Diduga Konslet Listrik, Wahana Permainan Anak di City Garden Karawang Terkabar Hebat

Kebakaran hebar di City Garden Karawang yang diduga akibat konsleting listrik-Aufa Karawang Bekasi Ekspres-

KARAWANG BEKASI DISWAY.ID — Sebuah insiden kebakaran melanda area wahana permainan anak di gedung City Garden yang berlokasi di Jalan Johar Timur, Tuparev, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada Jumat (28/8).

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Jumat siang di tengah berlangsungnya ibadah shalat Jumat, sehingga mengejutkan warga dan pekerja di sekitar kawasan komersial tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Karawang, Usep Supriatna, pihak pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas merespons laporan tersebut dengan cepat dan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kurun waktu 5 menit setelah laporan masuk.

"Kronologinya jam 12.00 ya, kita dapat laporan pas shalat Jumat. Sebagian kami langsung meluncur ke TKP. Kurang lebih ya 5 menit ya, sudah nyampe ke lokasi," ujar Usep.

Proses pemadaman berlangsung secara intensif selama satu hingga satu setengah jam dengan mengerahkan 3 unit armada pemadam kebakaran beserta personel gabungan.

Petugas melakukan pemadaman dari dua titik utama, yakni area belakang tempat titik awal api muncul serta bagian depan gedung guna menahan penyebaran si jago merah.

Pihak BPBD menduga penyebab awal timbulnya percikan api berasal dari gangguan arus pendek listrik pada alat elektronik pendukung operasional wahana. 

"Kemungkinan dugaan sementara berasal dari korsleting ya, arus listrik. Dari kipas atau blower gitu," ungkap Usep sembari menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena area wahana sedang kosong pengunjung.

Sementara itu, salah seorang karyawan wahana permainan, Iqbal, menjelaskan kronologi peristiwa berdasarkan situasi di tempat kerja. Pada saat api mulai menyala, sebagian besar karyawan pria sedang menunaikan ibadah shalat Jumat, sehingga area permainan hanya dijaga oleh beberapa staf wanita. Api yang bermula dari bagian belakang cepat membesar karena banyaknya material plastik yang mudah terbakar.

"Kayaknya bisa dibilang mulai dari belakang, api sama asap. Cuma bisa dibilang ya karena di belakang panas, plastik juga kebanyakan, jadi api udah langsung ke depan," jelas Iqbal.

Ia juga menambahkan bahwa tidak terdengar adanya suara ledakan saat api pertama kali merembet dan menghanguskan area permainan anak.

Hingga saat ini, total kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran ini masih belum dapat ditaksir secara pasti dan masih dalam penanganan pihak berwenang.

Mengingat sebagian besar fasilitas yang hangus merupakan peralatan permainan anak berbahan plastik, kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (Afa)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: