Rotasi 19 Pejabat Eselon II di Pemkot Bekasi, Dua Kerabat Wali Kota Tuai Kritik
"Wali Kota Bekasi rotasi 19 pejabat eselon II. Dua kerabat dekatnya raih posisi strategis, menuai kritik dugaan nepotisme."--
Kota Bekasi, Disway.id – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi merotasi 19 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Perombakan ini dilakukan sebagai upaya penyegaran birokrasi dan meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah.
Dalam rotasi tersebut, beberapa posisi strategis berganti kepemimpinan, termasuk kepala dinas dan sejumlah pejabat kunci lainnya. Namun, publik menyoroti keterlibatan dua orang yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan Wali Kota, yakni adik dan iparnya, yang mendapatkan jabatan strategis.
Sejumlah pihak menilai langkah ini berpotensi menimbulkan polemik karena dikhawatirkan memunculkan praktik nepotisme di tubuh Pemkot Bekasi. Meski begitu, Wali Kota Tri Adhianto menegaskan bahwa proses rotasi dilakukan sesuai mekanisme dan berdasarkan kualifikasi masing-masing pejabat.
BACA JUGA:Pemprov Jabar Benahi Fasilitas Umum Pascakerusuhan.
"Rotasi ini bagian dari penyegaran, semua sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi," ujar Tri Adhianto dalam konferensi pers di Balai Kota Bekasi.
Ia juga menambahkan bahwa perubahan struktur ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik dan mempercepat realisasi program pembangunan di Kota Bekasi.
Sementara itu, beberapa lembaga swadaya masyarakat dan pengamat tata kelola pemerintahan menyarankan agar Pemkot Bekasi lebih transparan dalam proses mutasi pejabat agar tidak menimbulkan kecurigaan publik terkait praktik nepotisme.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: