Roda Pemerintahan Tetap Berputar
Roda Pemerintahan Tetap Berputar.--karawangbekasi.disway.id
Penetapan kepala daerah sebagai tersangka oleh KPK menjadi pukulan berat bagi citra pemerintahan daerah. Di tengah sorotan publik, Asep menghadapi tiga pekerjaan rumah besar:
1. Menjaga stabilitas birokrasi, agar tidak terjadi kegamangan di tingkat OPD.
2. Menjamin kelangsungan program prioritas, termasuk pelayanan dasar masyarakat.
3. Memulihkan kepercayaan publik, terutama dalam isu tata kelola dan transparansi.
Momentum satu tahun kepemimpinan ini menjadi refleksi bahwa dinamika politik dan hukum dapat mengubah arah perjalanan pemerintahan dalam waktu singkat.
Alih-alih perayaan capaian, satu tahun Ade-Asep justru ditandai transisi kepemimpinan di tengah proses hukum. Situasi ini menempatkan Asep pada posisi strategis sekaligus krusial: menjaga kesinambungan pembangunan sembari menunggu kepastian hukum terhadap Bupati definitif.
Disamping itu, opini publik seringkali menilai kinerja kepala daerah dari capaian fisik pembangunan atau program yang terlihat nyata. Namun, situasi Bekasi mengingatkan kita bahwa kualitas kepemimpinan juga diuji ketika menghadapi krisis hukum dan politik. Kemampuan Asep untuk menavigasi tantangan ini menjadi indikator penting integritas dan kecakapan manajerialnya.
Setahun pertama ini seharusnya menjadi momentum pembelajaran. Bukan hanya bagi Plt Bupati, tetapi juga bagi seluruh jajaran pemerintahan: bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keberanian mengambil keputusan dalam kondisi sulit adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: