Satu Tahun Penuh Makna
Momen Pelantikan Ade Kunang Jadi Bupati Bekasi.--karawangbekasi.disway.id
Ketegasan ini patut diapresiasi karena digelar tanpa alokasi anggaran khusus melainkan hanya memanfaatkan anggaran operasional rutin. Selain itu, penertiban lingkungan ini pun tidak masuk dalam program unggulan dari pasangan Ade-Asep saat Pilkada 2024 lalu. Kendati begitu, pembongkaran tetap dilakukan hingga menyasar hampir seluruh kecamatan di Bekasi.
Sedangkan program unggulan yang menjadi janji politik Ade-Asep yakni menekan angka pengangguran yang terbilang tinggi. Solusinya yaitu dengan membuka komunikasi langsung dengan banyak perusahaan di seluruh kawasan industri untuk memberi kesempatan kerja khususnya bagi warga lokal.
Komunikasi ini dilakukan langsung oleh Asep Surya Atmaja dengan cara rutin mengunjungi banyak perusahaan. “Kalau selama ini kan mungkin hanya dipanggil, dikumpulkan. Saya berpikir untuk datang langsung agar tercipta hubungan yang baik. Selain mendorong agar membuka lowongan kerja, pemerintah juga mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah teman-teman di manajemen perusahaan yang bisa kami bantu sebagai bentuk pelayanan,” kata Asep.
Dari hasil door to door di banyak perusahaan, didapati ribuan lowongan kerja yang dibuka. Pembukaan lowongan kerja itu dilakukan dengan pameran bursa kerja secara daring maupun luring.
“Alhamdulillah sudah banyak yang akhirnya bisa bekerja. Dan tentu kami berharap bekerja dengan sungguh-sungguh. Sedangkan programnya sampai saat ini terus berjalan,” ucap dia.
Berdasarkan data BPS Kabupaten Bekasi pada 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun walau tidak signifikan. Hingga Desember lalu, TPT sebesar 8,78 persen atau turun 0,04 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 8,82 persen.
Kendati demikian, jumlah penduduk yang bekerja bertambah sebanyak 8.700 orang menjadi 1.485.000 orang. Mayoritas tenaga kerja paling banyak adalah jasa sebesar 56,91 persen (845,52 ribu orang); Manufaktur sebesar 37,07 persen (550 ribu orang); dan Pertanian sebesar 6,03 persen (89,58 ribu orang).
Janji politik lainnya yang telah direalisasikan, kata Asep yaitu kenaikan gaji untuk para imam dan marbot masjid menjadi Rp 300.000 per bulan. Selain nilainya, jumlah penerimanya pun meningkat menjadi 2.000 orang. Kenaikan honor juga diterima oleh Ketua RT/RW menjadi Rp 1,1 juta per bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: