Berantas Pungli di PPDB 2023, Disdik Jabar Terjunkan Tim Pantau di 27 Kota-Kabupaten

Berantas Pungli di PPDB 2023, Disdik Jabar Terjunkan Tim Pantau di 27 Kota-Kabupaten

Disdik Jabar terjunkan tim pantau di 27 kota/kabupaten untuk berantas pungli di PPDB 2023.(Foto:(Istimewa)--

JABARDISWAYID- Bentuk komitmen dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dalam hal Menghilangkan praktik pungli dalam kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kadisdik, Wahyu Mijaya menerjunkan tim dalam memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di 27 kota/kabupaten.

Tim pemantau tersebut kata Wahyu Mijaya, akan berkeliling ke sekolah-sekolah guna memastikan pelaksanaan PPDB yang tahap pertama telah dimulai sejak Selasa lalu dan berakhir 10 Juni mendatang, dapat berjalan lancar sesuai harapan. Termasuk dalam mengantisipasi kemungkinan kecurangan yang terjadi dalam PPDB tahun ini.

"Kami juga ada tim yang keliling ke 27 kabupaten/kota untuk memantau (PPDB). Kemudian juga kalau ada informasi silakan disampaikan ke kami, sehingga kami bisa menindaklanjuti. Kita sama-sama, pada prinsipnya ingin semua dalam kebaikan. Kerjasama untuk kebaikan,” ujarnya baru-baru ini.

BACA JUGA:Inovasi Pemprov Jabar untuk Hadirkan Kemudahan di PPDB 2023

Mengenai pendaftaran PPDB hari pertama, Wahyu mengatakan hampir 50 ribu siswa sudah mendaftar ke sekolah negeri yang terbagi pada SMA, SMK dan SLB. Sementara kuota yang disediakan sekitar 300 ribu lebih dan pada tahap pertama ini, hanya dibuka sebanyak 50 persen.

“47.500 sudah daftar. In Syaa Allah bertambah terus. Dari sisi sistem, secara keseluruhan berjalan lancar. Tidak ada kendala dalam melakukan pendaftaran. Pada tahap pertama ini, ada 50 persen kuota yang dibuka. 25 persen prestasi, dari rapor atau penghargaan lain seperti olahraga. Kemudian 25 persen afirmasi,” ucapnya.

Sedang tahap kedua yang dilaksanakan pada 26-30 Juni kata dia, akan dibuka untuk jalur zonasi. Pada tahap dua ini sambung Wahyu, proses pendaftaran dapat dilakukan di dua alur yakni melalui website PPDB dan aplikasi Sapawarga. Sehingga diharapkan dapat memberi banyak opsi bagi pendaftar, serta mengantisipasi terjadinya gangguan sistem akibat lonjakan trafik pendaftaran.

BACA JUGA:Jadwal PPDB Jabar Tahun 2023 Tahap 2, Disdik Pastikan Aturan Tak Banyak Berubah

“Zonasi kita lakukan di tahap dua. Itu 50 persen. Kecuali ada sekolah yang di tahap pertama tidak penuh (kuota masih tersisa), akan kita limpahkan ke tahap dua. Jadi di tahap kedua, bisa lebih dari 50 persen,” tuturnya.

Dalam mengantisipasi terjadinya kecurangan, Wahyu menerangkan pihaknya juga melakukan beberapa metode yakni menerapkan pakta integritas orangtua, himbauan melalui spanduk dan lain-lain. Dia berharap, dalam pelaksanaan PPDB tahun ini tidak terjadi lagi kecurangan yang dapat merugikan pihak lain.

Kami membuat pakta integritas untuk orangtua. Bahwa yang data yang diberikan, disampaikan itu benar. Kemudian kita juga sudah membuat spanduk himbauan, untuk tidak pungli, banyak kita lakukan,” terangnya.***

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: