8 Gejala Umum Yang Mengindikasikan Matamu Katarak

 8 Gejala Umum Yang Mengindikasikan Matamu Katarak

Mata Katarak-Mata Katarak-IntipSeleb

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID- Katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh, yang dapat mengganggu penglihatan mulai dari kabur hingga kebutaan. Biasanya, katarak berkembang secara perlahan, dan gejalanya seringkali tidak terasa pada tahap awal. Gejalan umum mata katarak itu seperti pandangan kabur, hingga sesitif pada cahaya

Katarak bisa diobati melalui tindakan operasi. Prosedur operasi untuk katarak dianggap relatif aman dan efektif. Setelah menjalani operasi, penglihatan biasanya akan pulih hingga mendekati kondisi normal.

Tahukah Anda? Katarak berkembang secara perlahan. Pada awalnya, gejalanya mungkin tidak terlalu mengganggu, namun seiring waktu, kondisi ini bisa semakin memburuk. Ketika katarak mencapai tingkat yang mengganggu penglihatan, tindakan operasi mungkin diperlukan menurut saran dokter. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala katarak agar dapat ditangani secara dini. Jadi, apa saja gejala katarak yang perlu diperhatikan?

Gejala Mata Katarak

Adapun gejala mata katarak yang mungkin Anda perhatikan jika Anda memiliki katarak meliputi Berikut adalah beberapa gejala katarak yang mungkin Anda alami:

 

 

1. Penglihatan yang Buram

Anda mungkin mengalami pandangan yang berawan atau seolah-olah terhalangi oleh "awan". Akibatnya, penglihatan Anda menjadi sedikit buram karena lensa mata menjadi keruh. Gejala ini cenderung memburuk seiring berjalannya waktu, sehingga dunia seakan terlihat redup dan kabur. Ada tiga jenis utama katarak yang bisa memengaruhi berbagai bagian lensa, seperti katarak subkapsular posterior, katarak nuklir yang terjadi di tengah lensa, dan katarak kortikal di sisi lensa (muncul sebagai garis-garis kecil). Orang yang mengalami katarak nuklir mungkin melihat perbaikan dalam penglihatan mereka. Ini sering disebut sebagai "pandangan kedua".

2. Kesulitan Melihat di Malam Hari

Ketika katarak berkembang pada mata, penglihatan bisa menjadi gelap dengan warna kekuningan atau coklat. Kondisi ini membuat Anda kesulitan melihat dengan jelas terutama saat malam hari. Aktivitas seperti mengemudi kendaraan bisa menjadi sulit dilakukan. Studi dari Universitas Curtin di Australia menunjukkan bahwa mengobati katarak dapat mengurangi risiko kecelakaan mobil hingga 13%. Jika Anda merasa terganggu oleh pandangan yang kabur saat mengemudi di malam hari, lebih baik berhati-hati dan hindari mengemudi saat penglihatan terganggu.

3. Sensitivitas Terhadap Cahaya yang Meningkat

Apakah Anda merasa mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya, terutama ketika terkena lampu yang terang di malam hari? Hal ini bisa menjadi gejala katarak. Biasanya, gejala katarak membuat mata lebih sensitif terhadap cahaya. Cahaya yang terang dan silau dapat menyebabkan ketidaknyamanan terutama pada orang yang menderita katarak subkapsular posterior. Jenis katarak ini dimulai dari bagian belakang lensa yang menghalangi jalur cahaya dan sering mengganggu penglihatan. Salah satu gejala umum katarak adalah sensitivitas mata terhadap cahaya yang meningkat.

4. Lingkaran Terang (Halo) di Sekitar Lampu

Pernahkah Anda melihat lingkaran terang di sekitar lampu ketika Anda melihat ke arah sumber cahaya? Kadang-kadang ini adalah respons alami mata atau mungkin disebabkan oleh penggunaan kacamata atau lensa kontak. Namun, jika lingkaran terang ini disertai dengan gejala lain, ini bisa menjadi tanda katarak. Gejala katarak yang termasuk melihat lingkaran cahaya ini umumnya terjadi pada katarak subkapsular posterior. Jenis katarak ini dapat menyebabkan sensitivitas terhadap cahaya, penglihatan dekat yang kabur, silau, atau adanya lingkaran cahaya di sekitar lampu.

5. Warna-Warna Cerah yang Memudar

Protein dan air yang terkandung dalam lensa mata dapat mengalami koagulasi, yang menyebabkan pembentukan katarak. Gumpalan protein yang terbentuk dapat berubah menjadi warna kuning atau cokelat. Hal ini mengakibatkan semua cahaya yang masuk ke mata terlihat kuning, sehingga sulit membedakan warna. Ini bisa membuat Anda kesulitan membedakan warna-warna cerah, karena cahaya biru dan ungu terhalangi, mirip dengan efek mengenakan kacamata hitam. Namun, setelah menjalani operasi katarak, penglihatan Anda akan kembali normal, dan Anda mungkin akan terkejut melihat dunia dengan warna-warna yang indah!

6. Sering Mengganti Kacamata Baru

Jika Anda sering merasa perlu mengganti kacamata dengan ukuran yang terus bertambah, ini mungkin merupakan tanda katarak. Pembelian kacamata baca saja tidak akan cukup untuk memperbaiki masalah ini. Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter mata spesialis jika penglihatan Anda berubah dengan cepat. Ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda mungkin mengalami katarak atau gangguan penglihatan mata lainnya. Penting untuk bertemu dengan dokter agar Anda bisa mendapatkan perawatan yang sesuai.

Salah satu gejala katarak yang penting untuk diwaspadai adalah gangguan penglihatan ganda, atau diplopia, di mana seseorang melihat dua atau lebih gambar dari satu objek. Meskipun ada banyak penyebab penglihatan ganda, termasuk tumor otak, pembengkakan kornea, sklerosis multipel, stroke, dan katarak.

7. Penglihatan menjadi Ganda

Salah satu tanda gejala katarak yang penting untuk diketahui adalah gangguan penglihatan ganda, atau yang dikenal sebagai diplopia. Ini terjadi ketika seseorang melihat dua atau lebih gambar dari satu objek. Meskipun ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan penglihatan ganda, beberapa di antaranya meliputi tumor otak, pembengkakan kornea, sklerosis multipel, stroke, dan katarak.

Ketika gangguan penglihatan ganda terjadi pada kedua mata (diplopia binokuler), seseorang akan melihat dua gambar ketika kedua mata terbuka saja. Ini bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang serius, seperti cedera otak, diabetes atau hipertensi yang tidak terkontrol, penyakit Graves, dan myasthenia gravis.

Di sisi lain, penglihatan ganda monokular, yang menyebabkan banyak gambar muncul di satu mata tetapi tidak di mata yang lain, cenderung menjadi masalah dengan kornea atau lensa mata. Katarak sering kali menjadi penyebab penglihatan ganda monokular. Namun, ketika katarak berkembang dan membesar, pengaruh ini bisa berkurang. Seperti yang kita ketahui, dengan bertambahnya usia, protein di dalam lensa mata bisa menggumpal bersama-sama, mengubah lensa dari yang awalnya jernih menjadi keruh. Proses degeneratif ini yang sering dikaitkan dengan penuaan merupakan penyebab umum terjadinya katarak, meskipun kondisi ini juga bisa terjadi sejak lahir secara kongenital.

8. Membutuhkan Cahaya Lebih Terang Saat Membaca

Ketika katarak membuat penglihatan menjadi buram, hal ini akan memengaruhi sebagian kecil lensa mata. Awalnya, mungkin Anda tidak menyadari bahwa penglihatan Anda telah menurun. Namun, seiring berkembangnya katarak, pandangan Anda akan menjadi semakin kabur, samar, dan kurang fokus. Karena pandangan Anda terhalangi, Anda akan merasa perlu cahaya yang lebih terang, terutama saat membaca dan melakukan aktivitas lainnya. Anda juga mungkin akan meningkatkan pencahayaan di rumah dengan menggunakan lampu yang lebih terang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: gejala mata katarak