BNPB Bikin Operasi 'Mengusir' Hujan di Jalur Mudik Selaran dan Utara, Ini Hasilnya

BNPB Bikin Operasi 'Mengusir' Hujan di Jalur Mudik Selaran dan Utara, Ini Hasilnya

Tim OMC BNPB melakukan penerbangan sorti kedua pada pukul 03.50 WIB dini hari pada Jumat (28/3) untuk mengurangi _supply_ massa udara yang berpotensi menambah curah hujan di JABODETABEK, dan jalur Mudik Utara. -Ist for Karawang Bekasi Ekspres-

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk wilayah Jawa Barat pada Jumat, 28 Maret 2025.

Langkah ini diambil guna mendukung kelancaran arus mudik lebaran yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada hari ini.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menuturkan OMC wilayah Jawa Barat ini juga merupakan kolaborasi antara BNPB dengan Pemprov Jawa Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pelaksanaan OMC dipusatkan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

"Perlunya OMC dilakukan di wilayah Jawa Barat mengingat beberapa wilayah provinsi ini masih dalam masa transisi darurat pascabencana banjir dan longsor pada awal bulan Maret lalu. Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat mengganggu kelancaran perjalanan para pemudik," kata dia.

Dari prakiraan cuaca BMKG, wilayah Provinsi Jabar berpotensi terpapar hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada periode akhir dasarian III bulan Maret 2025, khususnya pada tanggal 28 Maret 2025.

Adapun wilayah yang berpotensi terpapar hujan lebat antara sebagian wilayah Kabupaten Bandung, Kab. Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Banjar, Kab. Pangandaran, Kab. Sumedang, Kab. Majalengka, Kab. Kuningan, dan Kabupaten dan Kota Cirebon. Hujan diprakiraan akan turun pada siang hingga malam hari.

Sorti pertama penerbangan OMC BNPB telah dilaksanakan pada Jumat (28/3) dini hari pukul 01.19 WIB. Operasi didukung satu unit armada carravan PK-SNM.

Sebanyak 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl) disemai di wilayah Perairan Selatan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya untuk mengurangi _supply_ massa udara yang berpotensi menambah curah hujan di jalur Mudik Selatan.

Selanjutnya sorti kedua dilaksanakan pukul 03.50 WIB dengan menggunakan 1.000 kg bahan semai NaCl. Wilayah semai di Perairan Utara dan Kepulauan Seribu untuk mengurangi _supply_ massa udara yang berpotensi menambah curah hujan di JABODETABEK, dan jalur Mudik Utara.

Penerbangan operasi modifikasi cuaca tim BNPB akan dilanjutkan pada pada malam hari nanti. Untuk sementara, operasi OMC pada pagi hingga sore dilaksanakan oleh tim BPBD Jawa Barat. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan potensi risiko bencana pada masa jelang hari raya Nyepi dan Lebaran tahun ini. Warga diharapkan turut melakukan upaya mitigasi mandiri berupa pembersihan saluran drainase di lingkungan sekitar, pengecekan terhadap bangunan khususnya yang berada di wilayah tebing dan perbukitan, serta mempersiapkan tas siaga bencana," imbuh Muhari.

Para pemudik baik yang menggunakan moda transportasi umum ataupun kendaraan pribadi roda dua atau empat diimbau untuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum memulai perjalanan.

Pemudik dapat mengecek jalur mudik aman bencana yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Pengendara motor wajib membawa jas hujan. 

"Jika saat berkendara turun hujan dengan intensitas tinggi hingga menghalangi jarak pandang, pemudik dianjurkan untuk menepi sementara," tukasnya. (***)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: