Sekolah Mewah di Kota, Bangunan Reyot di Desa: Ketimpangan Pendidikan Jabar Kian Terbuka
Ketimpangan pendidikan Jabar makin nyata, sekolah kota mewah sementara di desa anak belajar di ruang reyot tanpa fasilitas memadai.--
Jawa Barat, Disway.id – Ketimpangan dunia pendidikan di Jawa Barat kian nyata. Di kota-kota besar, sekolah berdiri megah dengan fasilitas lengkap, sementara di pelosok, banyak anak belajar di ruang kelas reyot, berlantaikan tanah, bahkan atap bocor.
Fakta ini memunculkan kritik keras dari pegiat pendidikan yang menuding pemerintah provinsi gagal memprioritaskan pemerataan akses dan kualitas infrastruktur sekolah.
“Bagaimana bicara keadilan pendidikan kalau anak di desa bahkan tak punya meja belajar layak, sementara anak di kota menikmati laboratorium modern?” tegas seorang aktivis pendidikan.
BACA JUGA:Kelas Membengkak, Dinas Pendidikan Jabar Disorot Atas Kebijakan 50 Siswa Per Kelas
Minimnya sekolah di daerah terpencil membuat anak harus berjalan berkilometer, memicu angka putus sekolah yang tinggi. Sementara anggaran kerap habis di proyek mercusuar di perkotaan, desa terus tertinggal.
Kondisi ini mencerminkan lemahnya komitmen pemangku kebijakan dalam membangun pendidikan yang inklusif dan setara di seluruh Jawa Barat — dan menuntut evaluasi serius, bukan sekadar janji politik.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: