Laga Sepak Bola Tarkam di Cibitung Ricuh, Penonton dan Pemain Adu Jotos
Penonton turun ke lapangan saat laga tarkam di Stadion Mini Cibitung memanas, Minggu (3/8/2025). (Foto: Warga)--
Kota Bekasi, Disway.id – Pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke‑80 Republik Indonesia di Stadion Mini Cibitung, Desa Wanajaya, Kabupaten Bekasi, berakhir ricuh pada Minggu sore, 3 Agustus 2025.
Kericuhan terjadi usai tim tuan rumah dikalahkan dalam babak penyisihan grup oleh tim tamu yang berasal dari desa tetangga. Kekalahan tersebut langsung memicu kekecewaan penonton, yang kemudian berujung pada aksi saling lempar botol dan masuknya suporter ke dalam lapangan.
“Awalnya hanya ejekan antarsuporter, lalu pemain ikut terpancing. Tiba-tiba semua berlarian ke tengah lapangan,” ujar Rizal (27), saksi mata sekaligus panitia lokal turnamen tersebut.
BACA JUGA:Wadahi Minat Generasi Muda terhadap Sepak Bola, Akademi Putra Cimahi Dilaunching 22 Desember
Tak hanya adu mulut, insiden ini memunculkan aksi adu jotos antara pemain dan suporter, hingga membuat sejumlah peserta dan penonton mengalami luka ringan. Panitia dan aparat keamanan setempat sempat kewalahan mengendalikan situasi yang berlangsung sekitar 20 menit.
Pihak Polsek Cibitung yang datang ke lokasi langsung membubarkan massa dan mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai provokator. Hingga berita ini diturunkan, penyelenggara belum memutuskan apakah turnamen akan dilanjutkan atau dihentikan sementara.
Kepala Desa Wanajaya, Budi Santoso, menyayangkan insiden tersebut dan meminta seluruh warga menjaga semangat sportivitas dalam kegiatan perayaan kemerdekaan.
“Turnamen ini untuk mempererat persaudaraan, bukan ajang permusuhan. Kami akan evaluasi penyelenggaraan ke depannya,” tegasnya.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: