Proyek 54 Tower Rusun Subsidi di Meikarta Resmi Dimulai
Pembangunan 54 tower rusun subsidi di Meikarta, Bekasi, resmi dimulai oleh Menteri PUPR sebagai upaya penyediaan hunian terjangkau.--
Kota Bekasi, Disway.id - Pembangunan 54 tower rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, resmi dimulai. Proyek ini ditandai dengan dimulainya pekerjaan konstruksi yang dihadiri langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maruarar Sirait sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat.
Proyek rusun subsidi ini menjadi bagian dari program nasional penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah menilai kebutuhan hunian layak dan terjangkau di wilayah penyangga ibu kota seperti Bekasi masih sangat tinggi, seiring pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang terus meningkat.
Menteri PUPR Maruarar Sirait dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan rusun subsidi ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret atas persoalan backlog perumahan. Selain menyediakan tempat tinggal yang layak, proyek ini juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan hunian yang tertata, aman, dan memiliki akses fasilitas umum yang memadai.
BACA JUGA:2 Rumah di Perumahan Villa Lestari Nyaris Ambruk, Warga Desak Pengembang Lakukan Penanganan Cepat
Dari sisi investasi, proyek 54 tower rusun subsidi tersebut melibatkan dana yang cukup besar dan diharapkan mampu mendorong pergerakan sektor properti serta ekonomi lokal. Selama masa pembangunan, proyek ini juga diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Kawasan Meikarta dipilih karena dinilai memiliki akses infrastruktur yang relatif baik, termasuk kedekatan dengan kawasan industri, pusat transportasi, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan. Hal ini diharapkan dapat menunjang aktivitas penghuni rusun dalam jangka panjang.
Pemerintah berharap pembangunan rusun subsidi di Meikarta dapat berjalan sesuai target waktu dan kualitas yang ditetapkan. Ke depan, proyek ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan pengembang dalam menghadirkan hunian terjangkau yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: