Mantap, Transjakarta Buka Rute Cikarang-Cakung, Tarif Mulai Rp 2.000

Mantap, Transjakarta Buka Rute Cikarang-Cakung, Tarif Mulai Rp 2.000

Peresmian rute baru Transjakarta jurusan Cikarang- Vakung-Kbe-kbe

KABUPATEN BEKASI - Transjakarta resmi membuka rute baru Cikarang-Cakung untuk memfasilitasi mobilitas warga asal Kabupaten Bekasi yang bekerja di Jakarta maupun sebaliknya.

Layanan ini mulai beroperasi dengan 15 unit armada yang disiapkan setiap hari

Tarif yang dikenakan tergolong terjangkau, yakni Rp2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB dan Rp3.500 setelahnya. Bus beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan interval keberangkatan setiap 15 menit.

Rute bus tersebut melintasi 11 titik pemberhentian dengan titik awal di Hollywood Junction Jababeka, Cikarang Utara dan berakhir di Halte UKI, Jakarta Timur.

BACA JUGA:Jangan Dibiarkan Berjuang Sendiri, Harusnya Lulusan BLK Diantar Sampai Dapat Kerja

“Ini menjadi transformasi modern yang melintas di atas Jabodetabek. Masyarakat Bekasi yang bekerja di Jakarta dengan mudah, mendapatkan transportasi ke Jakarta. Tarifnya sangat terjangkau. Ini menjadi keberuntungan buat warga Cikarang tentunya,” ucap Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja usai meresmikan operasional Trans Jakarta di Cikarang, Kamis (12/2/2026).

Trans Jakarta rute Cikarang-Cakung melintasi Jalan Industri Raya 2 lalu masuk ke Gerbang Tol Cikarang Barat. Kemudian bus keluar Tambun untuk mengangkut penumpang di Grand Wisata sebelum kembali masuk ke tol. Bis lantas keluar GT Halim hingga berakhir di Halte UKI.

Rute ini memiliki panjang lintasan sekitar 89,05 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 105-108 menit. Potensi pengguna rute ini diperkirakan mencapai sekitar 1.705 penumpang per hari.

BACA JUGA:Cek Pergerakan Harga Perak Antam Hari Ini Kamis 12 Februari 2026: Melejit Lagi

Setelah rute baru beroperasi, kata Asep, pihaknya berencana membangun jalur-jalur angkutan baru untuk mendampingi Trans Jakarta. Angkutan pendamping ini diharapkan dapat membantu warga yang pemukimannya tidak dilintasi rute tersebut.

“Kemudian halte-halte pemberhentian akan didirikan lalu feader-feader nanti untuk mengangkut dari rumah-rumah yang jauh. Dan juga nanti saya ingin menginginkan untuk ke depannya dibikin di luar perumahan halte-haltenya. Jangan hanya di luar kawasan, jangan hanya di dalam kawasan,” ucap dia.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pengelola kawasan untuk membangun fasilitas penunjang seperti rambu maupun tempat pemberhentian.

BACA JUGA:Rumah Sakit Primaya Hospital Perkuat Standar Internasional Melalui Poliklinik Eksekutif

“Bagaimana halte memenuhi standar-standar untuk penumpangnya aja. Rambunya dan haltenya, mungkin seperti itu. Kami koordinasi dengan kawasan industri karena kan diuntungkan dengan keberadaan rute ini,” ucap dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: