Heboh! Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Ternyata Menantu Mantan Pejabat
Dwi Sasetyaningtyas merupakan menantu Syukur Iwantoro, mantan pejabat tinggi di Kementerian Pertanian.--
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID — Nama Dwi Sasetyaningtyas kembali menjadi sorotan publik usai unggahan media sosialnya terkait paspor Inggris milik anak-anaknya viral dan menuai kritik warganet.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan karena Tyas diketahui merupakan penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang pendanaannya bersumber dari keuangan negara.
Dalam video yang beredar, Tyas menyebut cukup dirinya yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), sementara anak-anaknya tidak perlu.
Pernyataan itu dinilai sebagian masyarakat melukai perasaan publik, terutama karena statusnya sebagai penerima beasiswa negara.
BACA JUGA:Kabel Listrik Hambat Pembangunan Jalan Alternatif di Purwadana, Warga Harap Respons Cepat PLN
Fakta lain yang kemudian terungkap, Tyas merupakan menantu dari Syukur Iwantoro, mantan pejabat tinggi di Kementerian Pertanian.
Dikutip dari YouTube NTV Selasa, (24/2/2026) Syukur pernah menjabat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan periode 2011–2015, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian.
Tyas menikah dengan Arya Iwantoro, yang juga tercatat sebagai penerima beasiswa LPDP.
Dalam ketentuan LPDP, penerima beasiswa diwajibkan kembali dan berkontribusi di Indonesia melalui skema pengabdian 2N+1, yakni dua kali masa studi ditambah satu tahun.
BACA JUGA:Bupati Aep Pimpin Patroli THM Selama Ramadan, Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar
Namun, muncul dugaan bahwa Arya belum memenuhi kewajiban tersebut lantaran diketahui menetap di Inggris selama beberapa tahun setelah menyelesaikan studi.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Arya Iwantoro terkait dugaan tersebut.
Perdebatan pun meluas di ruang digital. Sebagian warganet mempertanyakan komitmen penerima beasiswa negara terhadap kewajiban kontraktualnya.
Di sisi lain, ada pula pandangan yang menilai kontribusi ilmiah di tingkat global tetap dapat memberi manfaat bagi Indonesia, khususnya di bidang strategis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: