Puasa Ramadhan Terbukti Baik untuk Kesehatan, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Puasa Ramadhan Terbukti Baik untuk Kesehatan, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Selain bernilai spiritual, puasa Ramadhan juga terbukti memberi manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan imunitas hingga mencegah penyakit kronis.--

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID — Bulan suci Ramadhan bukan hanya momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh. 

Puasa yang dijalankan selama sebulan penuh terbukti memberikan manfaat medis, baik secara fisik maupun mental.

Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi kaum Muslimin dan termasuk dalam rukun Islam. 

Namun di balik perintah ibadah tersebut, berbagai penelitian menunjukkan bahwa menahan diri dari makan dan minum dalam durasi tertentu justru membantu tubuh melakukan proses pemulihan alami.

BACA JUGA:Purbaya Keras ke Awardee LPDP: Jangan Hina Negara dengan Dana Pajak

Dikutip dari YouTube Dokter Zaidul Akbar, ia menyebutkan bahwa puasa mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko berbagai penyakit.

“Puasa dinilai mampu memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih tahan terhadap serangan penyakit, baik yang bersifat fisik maupun psikis,” ujarnya dikutip Selasa, (24/2/2026).

Secara medis, puasa berkontribusi meningkatkan kinerja sel getah bening hingga beberapa kali lipat. 

Selain itu, jumlah limfosit sel yang berperan penting dalam kekebalan spesifik mengalami peningkatan signifikan selama Ramadhan.

BACA JUGA:Mengenal Pandu Bone, Influencer Asal Bekasi yang Disorot Usai Diduga Lakukan Penipuan Endorse

Tak hanya itu, kadar antibodi tertentu dalam tubuh juga bertambah, disertai peningkatan respons pertahanan akibat bertambahnya protein lemak berkepadatan rendah. 

Kondisi ini membuat tubuh lebih siap menghadapi infeksi dan peradangan.

Puasa juga kerap dikaitkan dengan pengendalian berat badan. Dengan pola makan yang lebih teratur dan pengendalian hawa nafsu, risiko obesitas dapat ditekan. 

Kegemukan sendiri sering dipicu oleh stres, tekanan psikologis, hingga pola hidup tidak seimbang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: