IPW Desak Transparansi Kasus Polisi Terlibat ''Ijon Proyek'' di Bekasi

IPW Desak Transparansi Kasus Polisi Terlibat ''Ijon Proyek'' di Bekasi

IPW Desak Transparansi Kasus Polisi Terlibat ''Ijon Proyek'' di Bekasi.--karawangbekasi.disway.id

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Proses pemeriksaan internal terhadap oknum anggota kepolisian aktif yang diduga terlibat praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi didesak lebih transparan.

 

Oknum tersebut diketahui bernama Yayat Sudrajat alias “Lippo”, anggota Polsek Cimanggis, Polres Metro Depok. Ia menjadi sorotan setelah diduga menerima fee proyek hingga Rp16 miliar.

 

Penerimaan fee itu disebut berlangsung dalam kurun waktu 2022 hingga 2025. Yayat diduga berperan sebagai perantara proyek antara pihak swasta dengan lingkungan Pemkab Bekasi, lalu memperoleh imbalan dari praktik tersebut.

 

Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santoso, menegaskan bahwa publik berhak mengetahui sejauh mana hasil pemeriksaan yang tengah dilakukan. Ia menilai, meski detail penyidikan tidak bisa dipublikasikan, kepolisian tetap perlu menyampaikan status dan arah penanganan perkara.

 

“Polda Metro Jaya harus menjelaskan bahwa pemeriksaan memang sedang berjalan. Tapi yang lebih penting, apakah sudah ditemukan pelanggaran atau belum,” ujar Sugeng, Rabu (6/5).

 

Menurut Sugeng, kejelasan diperlukan untuk memastikan apakah dugaan yang mencuat masuk kategori pelanggaran disiplin, kode etik, atau bahkan pidana. Jika proses masih tahap awal, kata dia, hal itu juga perlu disampaikan secara terbuka.

 

“Kalau masih pendalaman, sampaikan saja. Tapi kalau sudah ada indikasi pelanggaran, itu juga harus dijelaskan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: