KABUPATEN BEKASI - Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) melakukan cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) lebih awal. Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan pencapaian target dan menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada Wajib Pajak. Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi, menyampaikan bahwa dengan dilakukannya cetak massal SPPT PBB-P2 diawal tahun, menjadi momentum untuk optimalisasi pendapatan di Kabupaten Bekasi. Dirinya juga menyampaikan, target PBB P2 tahun 2021 sebesar Rp. 532.500.000.000 dengan realisasi sebesar Rp. 540.211.219.448 atau mencapai target 101,45 persen. Sedangkan target PBB P2 di tahun 2022 sama dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp. 532.500.000.000,- "Jadi masih tetap tidak ada kenaikan, dan mudah-mudahan di tahun 2022 capaiannya di atas 100 persen," jelasnya. Herman menambahkan, selain cetak massal SPPT PBB P2 diawal tahun, upaya lain yang dilakukan untuk optimalisasi pendapatan adalah dengan melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan, berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, serta melakukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan pengelolaan PBB P2 sudah berjalan sesuai rencana. "Saya berharap, dengan dilakukannya cetak massal SPPT PBB P2 lebih awal, dapat meningkatkan pelayanan penyampaian SPPT PB P2 serta diterima oleh wajib pajak tepat waktu," ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Jenal menjelaskan, PBB P2 merupakan sumber pendapatan yang cukup potensial sebagai sumber pembiayaan kegiatan pemerintah pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. Adapun PBB P2 Kabupaten Bekasi mempunyai kontribusi PAD kurang lebih 20 persen. "Target pendapatan sektor pajak daerah tahun 2022 sebesar Rp. 2.065.328.229.205,- dan SPPT yang dicetak tahun 2022 sebanyak 1.114.394 SPPT," ucapnya. Ia juga menyampaikan, teknis SPPT bisa disalurkan langsung kepada tim pendapatan atau melalui camat, desa dan kelurahan untuk diserahkan kepada wajib pajak di wilayah masing-masing. "Jadi Bapenda Kabupaten Bekasi berusaha melakukan cetak massal SPPT lebih awal untuk meningkatkan pencapaian target dan menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada wajib pajak," tandasnya. (har/mhs)
Awal Tahun, Bapenda "Gaspol" Tagih PBBB
Kamis 20-01-2022,10:00 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,13:28 WIB
Polresta Karawang Amankan Dua Anak Terduga Pelaku Penganiayaan Anak 3 Tahun di Kotabaru
Rabu 14-10-2026,11:40 WIB
Simulasi Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Rp10-25 juta Tenor 1-5 Tahun Lengkap Cara dan Syarat Pengajuannya
Rabu 14-10-2026,18:29 WIB
41 Warga Dicatut, KUR Fiktif Bank BJB Cikarang Rugikan Negara Rp3,92 Miliar
Rabu 14-10-2026,11:22 WIB
Jadwal Pertandingan Persib vs The Cong-Viettel di ACL Two 2026/27, Tayang di TV Mana?
Rabu 14-10-2026,11:40 WIB
6 Sate Maranggi Terbaik di Purwakarta : Ada Kampung Maranggi Plered hingga Hj. Yetti yang Legendaris
Terkini
Rabu 14-10-2026,22:51 WIB
9.200 Perusahaan Bekasi Jangan Pelit CSR! Siap-siap Plt Bupati Asep Bareng Forkopinda Keliling Pabrik
Rabu 14-10-2026,22:35 WIB
Situ Rawa Bedeng di Bojongmangu Mengering, Petani Gigit Jari
Rabu 14-10-2026,22:11 WIB
15 Desa di Bekasi Dilaporkan Adanya Pelanggaran Pilkades 2026 : Ketidaknetralan hingga Ijazah
Rabu 14-10-2026,21:09 WIB
Peralta Bawa Persib Menang atas Viettel FC, Maung Bandung Puncaki Klasemen Grup E ACL Two
Rabu 14-10-2026,20:25 WIB