KABUPATEN BEKASI - Koperasi Unit Desa (KUD) Setu diharapkan menjadi motor penggerak untuk KUD-KUD lain di Kabupaten Bekasi agar tetap bertahan ditengah percaturan pasar bebas. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna usai membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Setu di Omah Joglo, kemarin (6/2). "Saya berharap KUD Setu ini bisa menjadikan contoh, jadi motor penggerak buat KUD-KUD yang lain, untuk bisa survive di era pasar bebas ini, supaya bisa mensejahterakan anggotanya," kata Iyan kepada awak media. Era perdagangan bebas ini kata Iyan, membuat KUD-KUD harus lebih berinovasi. Jika jeli melihat pasar, diyakini KUD bisa maju dan berkembang. "KUD kan dilepas pasar bebas, nah sekarang tinggal tergantung kemampuan KUD untuk menyesuaikan pasar bebas ini. Kalau pengurus jeli melihat peluang-peluang bisnis ya, pasti bisa survive, kalau tidak jeli ya bisa kolep,"kata Mantan Camat Tambun Selatan ini. KUD Setu dikatakan Iyan dapat bertransformasi dan menyesuaikan pasar sesuai dengan perkembangan wilayah. Pasalnya KUD tidak harus melulu di bidang pertanian. "Kaya Setu ini, karena mulai masuk era industri, sudah mulai transformasi ke era industri juga. Artinya, aset-aset yang ada kalau yang saya lihat dari laporan RAT sudah mulai didayagunakan secara maksimal,"ucap dia. KUD Setu dikatakan Iyan sudah bergerak dibidang penyewaan, kerjasama pihak industri hingga pelayanan jasa,"Sudah mulai bergerak walaupun volume masih kecil, karena memang anggota juga belum banyak. Cuma Insya Allah, saya berharap dengan pola-pola begini bisa dijadikan role model juga buat KUD lain, bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman," kata dia. Ketua KUD Setu, Toto Iskandar mengatakan ditengah perkembangan wilayah. Perlu terobosan-terobosan agar KUD dapat bertahan ditengah pasar bebas. Ia mengatakan meski selama pandemi covid-19 membuat KUD Setu turut berdampak. Namun pihaknya masih tetap bisa memberikan honor untuk karyawan. "Selama pandemi, banyak yang ga bisa memberikan honor untuk karyawan, tapi kita (KUD Setu) masih bisa memberikan, dengan sistem shift," kata dia. Untuk tahun 2022 ini, KUD Setu menargetkan omset sebesar 250 juta dalam setahun. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna memberikan penghargaan kepada Koperasi Unit Desa (KUD) Setu lantaran tepat waktu menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). (bbs/mhs)
Dinkop UMKM Bekasi Harapkan KUD Setu Jadi Percontohan
Senin 07-02-2022,01:30 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,14:37 WIB
Belanja Pegawai ''Bengkak'' APBD Kabupaten Bekasi Kian Tercekik
Minggu 29-03-2026,14:40 WIB
Pemdes Sukadami Cikarang Selatan Bahas Perdes Penetapan BPD
Minggu 29-03-2026,09:58 WIB
GEGER!! Pegawai Ayam Geprek di Serang Baru Tewas di Dalam Freezer, Polisi Selidiki
Minggu 29-03-2026,22:16 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Cikarang
Minggu 29-03-2026,23:44 WIB
Warga Kedungwaringin Dikejutkan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Selidiki Pelaku
Terkini
Minggu 29-03-2026,23:44 WIB
Warga Kedungwaringin Dikejutkan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Selidiki Pelaku
Minggu 29-03-2026,22:16 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Cikarang
Minggu 29-03-2026,14:40 WIB
Pemdes Sukadami Cikarang Selatan Bahas Perdes Penetapan BPD
Minggu 29-03-2026,14:37 WIB
Belanja Pegawai ''Bengkak'' APBD Kabupaten Bekasi Kian Tercekik
Minggu 29-03-2026,09:58 WIB