*** BUNTUT EMPAT BURUH DILAPORKAN KE POLISI GEGARA BANGUN MUSHOLA*** KABUPATEN BEKASI- Kasus pelaporan penyerobotan tanah terhadap empat aktivis buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( FSPMI) bakal dihentikan pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi. Sebaliknya, kini giliran para buruh yanh bakal melaporkan balik kawasan Industri Ejip ke kepolisian. Diketahui empat orang aktivis buruh itu dilaporkan oleh Pengelola Kawasan Industri Ejip lantaran membangun musala di lahan kosong sekitar Jalan MH Thamrin, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan yang lokasinya tak jauh dari Omah Buruh atau jembatan bunting, tempat berkumpulnya para aktivis buruh di Kabupaten Bekasi. "Kami sudah mendapatkan kepastian dari kepolisian selaku yang menerima laporan dari pihak Ejip bahwa kasusnya tidak akan dilanjutkan, tidak akan diproses hukum, dalam tanda petik akan dihentikan, namunkan harus ada SP3,"kata Sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Bekasi, Sarino. Untuk terbitnya Surat Pemberhentian Penyidikan (SP 3) dikatakan Sarino pihaknya menunggu pencabutan pelaporan Kepolisian dari pihak kawasan industri Ejip. "Bahkan kita berencana kelaporkan balik (Kawasan Ejip), karena surau ini bukan dilahan Ejip, tapi tanah pemerintah atau negara, abang-abang bisa lihat lah, posisi surau ini satu, di bawah sutet, yang kedua ini masih di atas aliran sungai, radius masih aliran sungai, yang ketiga posisi surau ini kan di lahan di dua jalur, jalur provinsi dan kabupaten,"kata dia. Lokasi jembatan buntung dikatakan dia menggunakan anggaran provinsi, artinya Kawasan Industri Ejip tidak bisa mengklaim lokasi surau itu sebagai tanah miliknya. "Ini bukan tanah Ejip, tapi tanah negara, pemerintah. Mereka mengklaim ini tanah dia (Ejip,red), makanya kami minta bukti kalaupun tanah dia, sertifikat dari mana, kalaupun bisa terbit sertifikat, berarti kan ada oknum nih, baik Kepala Desa, Camat atau BPN, kenapa dilahan negara bisa terbit sertifikat,"tuturnya. Sarino mengatakan, pihaknya sebelum melakukan pembangunan surau sudah memberikan tembusan kepada pihak Kawasan Industri Ejip. Bangunan surau ini pun kata dia bersifat sementara. "Kita sudah komunikasi, Ob (Omah Buruh,red) ini kan tempat konsolidasi kawan-kawan buruh, selama ini kan gak ada tempat ibadah, dan kita juga sampaikan, kita tidak bangun permanen, kita siap dibongkar kalau dipakai untuk negara bukan Ejip ya," katanya. (dim/mhs)
Kawasan Ejip Balik Dipolisikan FSPMI
Rabu 25-05-2022,02:15 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 21-05-2026,11:09 WIB
Shockbreaker Belakang Motor Matic Sering Mati Sebelah? Ini 10 Penyebab dan Solusi yang Jarang Disadari
Kamis 21-05-2026,12:15 WIB
Nggak Perlu Lahan Luas! Ini 13 Panduan Menanam Sayuran Air dengan Metode Sederhana yang Bisa Dilakukan
Kamis 21-05-2026,07:16 WIB
Biar Nggak Kena Macet Parah! 12 Jalur Alternatif dari Jatimulya Tambun Selatan Menuju Stasiun Bekasi
Kamis 21-05-2026,13:10 WIB
Pemdes Sukadami Sukses Menggelar Pengisian BPD Keterwakilan Perempuan, Leilanda Raih Suara Terbanyak
Kamis 21-05-2026,19:57 WIB
Pernah Jadi Simbol Orang Tajir! Ini 10 Sedan dan SUV Mewah Jadul yang Dulu Bikin Gengsi Naik Drastis
Terkini
Jumat 22-05-2026,00:53 WIB
RSUD Cabangbungin Kejar Akreditasi
Kamis 21-05-2026,19:57 WIB
Pernah Jadi Simbol Orang Tajir! Ini 10 Sedan dan SUV Mewah Jadul yang Dulu Bikin Gengsi Naik Drastis
Kamis 21-05-2026,19:37 WIB
Polres Karawang Bongkar Sindikat Narkoba Lintas Wilayah, 1,4 Kg Sabu dan 30 Ribu Obat Terlarang Disita
Kamis 21-05-2026,17:26 WIB
Jangan Asal Cor! Ini 11 Tips Waterproofing Dak Beton Sebelum Dijadikan Rooftop, Jemuran, atau Area Santai
Kamis 21-05-2026,13:10 WIB