Kabupaten Bekasi, Disway.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Cipta Karya resmi memulai proyek pelebaran jalan lingkungan di Kecamatan Setu. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi terutama pada jam masuk sekolah dan aktivitas menuju pasar tradisional di wilayah tersebut.
Pelebaran jalan dilakukan dari sebelumnya sekitar 2,5 meter menjadi 4 meter. Dengan lebar baru ini, arus kendaraan diharapkan dapat bergerak lebih lancar, terutama untuk roda dua dan kendaraan pengantar anak sekolah. Proyek ini menjadi salah satu program prioritas infrastruktur yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas warga.
Proses konstruksi menggunakan perkerasan beton K-300 yang dikenal kuat dan tahan lama untuk menahan beban kendaraan harian. Beton jenis ini dipilih agar kualitas jalan tetap terjaga meski dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi. Pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan terhadap lalu lintas warga.
BACA JUGA:Posyandu di Pebayuran Dilengkapi Alat Timbang Digital Baru
Total panjang jalan yang diperlebar mencapai 800 meter, mencakup titik-titik rawan macet di jalur utama menuju sekolah dan pasar. Tahapan awal proyek meliputi pembongkaran badan jalan lama, pengaturan ulang drainase, serta penyiapan dasar jalan sebelum pengecoran dimulai.
Warga Setu menyambut positif proyek pelebaran ini. Banyak dari mereka yang sebelumnya mengeluhkan antrian panjang kendaraan pada jam sibuk, terutama di pagi hari. Dengan peningkatan kapasitas jalan, diharapkan aktivitas harian masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan nyaman.
Dinas Cipta Karya memastikan pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis dan jadwal yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah juga menekankan bahwa proyek infrastruktur di Setu akan terus dilanjutkan untuk mendukung mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bekasi.