Nasional, Disway.id - Istana Kepresidenan membantah isu perombakan kabinet atau reshuffle yang ramai diperbincangkan publik dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada agenda reshuffle kabinet sebagaimana kabar yang beredar di media sosial dan sejumlah platform informasi.
Menteri Sekretaris Negara menyampaikan bahwa informasi mengenai reshuffle tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap isu yang belum memiliki sumber resmi, karena dapat menimbulkan spekulasi dan kegaduhan yang tidak perlu.
Isu reshuffle kabinet sebelumnya mencuat seiring dengan dinamika politik nasional dan evaluasi kinerja sejumlah kementerian. Spekulasi tersebut berkembang luas di ruang publik, terutama di media sosial, sehingga memunculkan berbagai tafsir dan asumsi dari masyarakat.
BACA JUGA:Pemerintah Janji Tingkatkan Transparansi Pasar Saham
Pihak Istana menegaskan bahwa seluruh menteri saat ini masih menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sesuai arahan Presiden. Pemerintah tetap fokus pada pelaksanaan program prioritas nasional dan menjaga stabilitas pemerintahan.
Menteri Sekretaris Negara juga mengingatkan bahwa kewenangan terkait reshuffle sepenuhnya berada di tangan Presiden. Setiap keputusan strategis, termasuk perombakan kabinet, akan disampaikan secara resmi apabila memang diperlukan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Istana menegaskan komitmennya menjaga komunikasi publik yang transparan agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait kebijakan dan arah pemerintahan.***