Banjir Berulang, Pengembang Harus Tanggung Jawab

Rabu 11-02-2026,18:56 WIB
Reporter : Risky Pangestu
Editor : Ilham Prayogi

 

Sayangnya dalam pertemuan tersebut pihak pengembang tidak memberikan kejelasan sehingga dijadwalkan pertemuan lanjutan. “Karena tadi yang hadir bukan pihak yang paham tentang teknisnya. Jadi nanti dipertemukan tujuh hari dari sekarang. Maka kami desak di pertemuan nanti harus sudah ada langkah konkretnya,” kata dia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Cecep Suparto menjelaskan ada beberapa administrasi yang perlu dipenuhi pengembang, di antaranya penyerahan fasos fasum. Namun dipanggil beberapa kali, pihak pengembang tidak hadir.

 

“Maka kami buka kondisinya, karena beberapa kali pemanggilan yang bersangkutan masih belum memenuhinya,” ucap dia. Sayangnya terkait hal tersebut, baik pihak PNR maupun Cinity enggan memberikan keterangan pers.

 

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo mengatakan, dari hasil pembahasan pihak pengembang siap melakukan penanganan. Namun, Ombi menegaskan dewan akan tetap mengawasi rencana penanganan hingga benar-benar tuntas.

 

Dalam beberapa kasus yang berkaitan dengan banjir, pengembang hanya menyatakan kesiapannya namun tidak ditangani secara paripurna. Hingga ujungnya pengembang melempar persoalan ke pemerintah daerah.

 

“Makanya perlu kami tegaskan langkah yang dilakukan pengembang jangan sampai saling lempar tanggung jawab terhadap pemerintah daerah. Tadi baik PNR maupun Cinity mengaku siap melakukan penanganan tapi harus ada mitigasi jangka pendek dan panjangnya. Untuk itu setelah ini ada pertemuan lanjutan untuk membahas sisi teknisnya,” ucap dia.

 

Diakui Ombi pasca banjir, Komisi III mendapatnya sejumlah keluhan pada warga perumahan. Maka seluruh aspirasi akan ditampung untuk dibahas bagaimana penanganan permanen agar hal serupa tidak terulang. 

 

“Agenda untuk pembahasan secara menyeluruh sudah dijadwalkan sehingga kami akan panggil seluruh pengembang agar hal seperti ini tidak terulang,” tandasnya. (Iky)

Kategori :