Satu Tahun Penuh Makna

Minggu 22-02-2026,16:40 WIB
Reporter : Risky Pangestu
Editor : Ilham Prayogi

 

“Sekarang mau kami aktifkan kembali semuanya karena ini kebutuhan dasar yang mana negara atau pemerintah daerah harus memastikan warganya terlayani. Itu sudah dilakukan, sehingga tidak ada tunggakan lagi,” ucap dia.

 

Sementara itu, sebagaimana diketahui, persoalan hukum tengah menyelimuti Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga membuat Ade Kuswara Kunang menjadi bupati non aktif. Meski demikian, Asep menegaskan roda pemerintah tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi yang terjadi pun tidak akan mengurangi pelayanan kepada publik.

 

Asep memastikan akan tetap menjalankan visi misi dan program kerja yang telah disusun bersama Ade Kuswara Kunang yakni, Bangkit, Maju dan Sejahtera.

 

Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya akan janji politik yang disampaikan pada masyarakat, baik yang mencoblosnya maupun tidak.

 

“Saya akan melanjutkan apa yang dulu kami gaungkan bersama Pak Bupati Ade. Kami beri perhatian pada guru ngaji, imam masjid sampai penggali kubur. Kami pastikan kesejahteraannya. Lalu asuransi bagi nelayan dan para petani. Serta infrastruktur yang berkeadilan,” ucap Asep.

 

Untuk memastikan pembangunan merata, Asep mengaku bakal mengoptimalkan musyawarah rencana pembangunan yang digelar berjenjang mulai tingkat desa sampai kabupaten.

 

“Nanti juga ada strategi khusus di mana semua desa pasti akan mendapatkan pembangunan. Jadi tidak ada lagi pembangunan ngumpul di desa ini saja, di desa lain enggak. Saya inginkan merata, agar berkeadilan semua. Dan saya akan pastikan itu,” ucap dia.

 

Di sisi lain, Asep bakal merapikan komposisi birokrasi. Menurutnya, jajaran birokrasi menjadi modal awal bagaimana seluruh program pemerintah dapat dirasakan masyarakat. Perapian ini sebenarnya sudah dilakukan di awal pemerintahan mereka, namun akan tetap dilakukan untuk mengoptimalkan laju pemerintah daerah.

Kategori :