KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang diambil alih DPW PPP Jawa Barat menyusul belum tuntasnya sejumlah persyaratan administrasi yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
Ketua DPW PPP Jawa Barat M. Uu Ruzhanul Ulum mengatakan pengambilalihan dilakukan agar proses pemilihan ketua DPC tidak cacat prosedur dan terhindar dari gugatan.
“Bukan berarti tidak ada persyaratan yang dipenuhi, ada. Namun ada beberapa hal yang harus disempurnakan agar tidak menimbulkan gugatan atau maladministrasi,” ujar Uu di Cikarang Selatan, Selasa (28/4).
Menurut dia, tahapan Muscab tetap dilanjutkan melalui sidang lanjutan di Kantor DPW PPP Jawa Barat, Bandung, Rabu (29/4), dengan agenda pembentukan tim formatur untuk menentukan ketua DPC.
“Jadi nanti yang menentukam itu tim formatur, yang terdiri dari perwakilan PAC sebanyak empat orang, satu orang dari DPC, dan satu orang dari DPW. Untuk unsur PAC, penentuan dilakukan oleh masing-masing PAC,” kata Uu.
Tim formatur itu terdiri dari empat unsur PAC, satu perwakilan DPC, dan satu dari DPW. Seluruh peserta pemilik hak suara, kata dia, akan diverifikasi ulang agar tidak ada peserta ilegal mengikuti forum.
“Semua harus melalui verifikasi. Yang tidak memiliki hak pilih tidak boleh masuk,” ujarnya.
Sebanyak 25 suara tercatat dalam Muscab tersebut, terdiri dari 23 PAC, satu unsur DPC, dan satu unsur organisasi sayap partai.