Dalam mendukung peningkatan pelayanan, RSUD Cabangbungin kini tengah melakukan pengembangan kapasitas layanan melalui penambahan 17 bed. Penambahan itu terdiri dari 13 kamar rawat inap, satu ruang ICU, satu PICU dan dua ruang isolasi.
Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut juga sedang mengembangkan Unit Hemodialisa guna meningkatkan kenyamanan dan akses pelayanan kesehatan masyarakat.
“Pengembangan ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan akses pelayanan masyarakat, seiring meningkatnya kebutuhan dan kunjungan pasien,” kata Erni.
Di sisi sumber daya manusia, seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan hingga tenaga administrasi di RSUD Cabangbungin terus dipersiapkan melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi telusur, dan penguatan budaya mutu pelayanan.
“Kami berupaya membangun kerja sama tim yang solid agar seluruh unsur rumah sakit memahami standar akreditasi dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Erni menegaskan target utama RSUD Cabangbungin bukan hanya memperoleh hasil akreditasi terbaik, tetapi juga memastikan standar mutu dan keselamatan pasien diterapkan secara berkesinambungan.
“Akreditasi bukan hanya penilaian administratif, tetapi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” bebernya.
Lebih lanjut, Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada RSUD Cabangbungin. Menurutnya, rumah sakit akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan layanan agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, nyaman dan berkualitas.