Kalau Bukan Kita, Siapa yang Jaga Cikarang?
Kalau Bukan Kita, Siapa yang Jaga Cikarang?--karawangbekasi.disway.id
Ketika pemerintah berupaya menyelamatkan dan mengoptimalkan aset untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, masyarakat seharusnya ikut mengawasi dan mendukung. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci.
Karena pada akhirnya, setiap rupiah yang masuk ke kas daerah seharusnya kembali ke rakyat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik.
Menjaga Cikarang juga berarti memastikan kekayaan daerah tidak bocor, tidak disalahgunakan, dan tidak dikuasai segelintir pihak.
Di tengah deru mesin industri, kita tak boleh lupa bahwa Cikarang juga memiliki sungai, ruang terbuka, dan ekosistem yang harus dilindungi. Kerusakan lingkungan bukan hanya soal hari ini, tapi soal masa depan.
Jika sungai terus tercemar limbah, jika ruang hijau terus menyusut, maka generasi mendatang hanya akan mewarisi masalah.
Kesadaran industri untuk patuh pada aturan lingkungan harus dibarengi dengan pengawasan ketat. Namun masyarakat pun tidak boleh abai. Kampanye kebersihan, penanaman pohon, dan gerakan peduli lingkungan harus menjadi budaya, bukan sekadar seremoni.
Menjaga Cikarang berarti berpikir jangka panjang. Bukan hanya tentang keuntungan hari ini, tetapi tentang keberlanjutan esok hari.
Di tengah semua dinamika ini, media memiliki peran penting sebagai penjaga demokrasi lokal. Kritik yang konstruktif, laporan investigatif, dan pemberitaan yang berimbang menjadi bagian dari upaya menjaga Cikarang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: