Tawuran Cikunir Makin Panas, 12 Pelajar Diamankan Polisi!

Tawuran Cikunir Makin Panas, 12 Pelajar Diamankan Polisi!

Polisi mengamankan 12 pelajar terkait tawuran Cikunir, Bekasi. Dua korban terluka, sementara komunikasi Instagram dan barang bukti didalami.--

Dua kelompok pelajar terlibat bentrokan di Bekasi Selatan hingga menyebabkan dua orang terluka. Polisi mendalami komunikasi media sosial dan menyita sejumlah barang bukti.

KARAWANG BEKASI, DISWAY.ID — Kasus tawuran pelajar di Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, terus berkembang. Polsek Bekasi Selatan kini mengamankan 12 pelajar dari dua kelompok berbeda, dua kali lipat dari jumlah awal yang dilaporkan sebanyak enam orang.

Bentrokan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) itu juga menyebabkan dua pelajar mengalami luka akibat senjata tajam dan benda logam. Polisi kini menelusuri keterlibatan setiap pelajar, termasuk dugaan peran mereka dalam komunikasi sebelum bentrokan pecah.

12 Pelajar dari Dua Kelompok Diperiksa

Polisi telah mengamankan enam pelajar dari kelompok pertama dan enam pelajar lainnya dari kelompok lawan. Mereka yang turut diamankan dari kelompok kedua masing-masing berinisial RFA (13), IRR (15), MRA (15), A (16), MR (15), dan RBA (13).

Rentang usia para pelajar tersebut menjadi perhatian serius karena mereka masih berusia 13 hingga 16 tahun. Sebagian besar berada pada usia pendidikan tingkat SMP atau MTs, sehingga penanganan perkara perlu memperhatikan keterlibatan masing-masing anak sekaligus hak mereka dalam proses hukum.

Kapolsek Bekasi Selatan, AKP Rumangga P. Napitupulu, mengatakan polisi menangani kedua kelompok secara menyeluruh dan berimbang. Penyidik tidak hanya menelusuri siapa yang terlibat langsung dalam kekerasan, tetapi juga siapa yang membawa senjata dan bagaimana peran pihak lain di lokasi kejadian.

Polisi Telusuri Komunikasi Instagram

Pengembangan kasus tawuran Cikunir turut menyasar komunikasi para pelajar di media sosial. Berdasarkan keterangan awal, masing-masing kelompok memiliki pengelola akun Instagram yang mereka gunakan untuk berkomunikasi sebelum bentrokan.

Polisi mendalami hubungan komunikasi tersebut dengan keterlibatan para pelajar di lokasi kejadian. Pemeriksaan itu diharapkan membantu penyidik mengungkap rangkaian peristiwa serta memperjelas peran setiap orang dalam bentrokan.

“Penanganan kami lakukan terhadap kedua kelompok secara menyeluruh dan berimbang. Kami mendalami siapa yang terlibat langsung dalam kekerasan, siapa yang membawa senjata, serta peran pihak lain di lokasi kejadian,” ujar Rumangga.

Ia menegaskan bahwa polisi tidak akan menentukan tanggung jawab seorang pelajar hanya berdasarkan keberadaannya dalam kelompok. Penyidik akan menilai keterlibatan masing-masing berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang tersedia.

Dua Pelajar Luka, Satu Dirawat di RSUD Bekasi

Selain mengamankan 12 pelajar, polisi mengungkap adanya dua korban luka dari kelompok berbeda. Seorang pelajar berinisial F mengalami luka bacok pada pergelangan tangan kiri dan punggung kiri sehingga harus mendapatkan perawatan di RSUD dr. Chasbullah, Kota Bekasi.

Sementara itu, RFA dari kelompok lawan mengalami luka pada tangan kiri akibat sabetan penggaris besi. Kedua korban tersebut menjadi bagian dari pendalaman polisi untuk mengungkap bagaimana kekerasan terjadi dan siapa saja yang terlibat.

Dalam penanganan perkara ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tawuran. Barang bukti tersebut meliputi satu bilah golok, lima telepon genggam, serta sejumlah pakaian.

Polisi Dalami Peran Setiap Pelajar

Rumangga menjelaskan bahwa penyidik terus memeriksa saksi dan mendalami barang bukti untuk memperjelas tanggung jawab setiap pihak. Polisi juga menerapkan ketentuan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum selama proses pemeriksaan berlangsung.

Menurut Rumangga, penyidik ingin mengungkap seluruh fakta secara objektif agar penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan. Polisi juga berupaya memastikan proses hukum tetap memperhatikan hak dan masa depan anak-anak yang terlibat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: