Pertama, kata dia, masih ada masyarakat yang beranggapan bila setting KTP digital di handphone maka datanya bisa diretas oleh hacker dan lain-lain.
Selain itu, masih ada masyarakat yang tidak memiliki HP android dengan sistem android yang memadai.
Di sisi lain ada pula ketakutan warga apabila data kependudukan mereka disalahgunakan oknum tidak bertanggungjawab jika dimasukkan ke dalam sistem digital, padahal Mendagri sudah memastikan sistem IKD aman dari peretasan.
"IKD ini program nasional, yang hendaknya turut didukung oleh seluruh lembaga di Indonesia," kata Elfan. (Siska)