Ia pun mengakui bahwa sebagian besar penumpang yang berangkat lebih awal didominasi pemudik tujuan Madura, seperti Sampang dan Bangkalan. Banyak dari mereka memilih pulang lebih cepat karena khawatir harga tiket akan terus naik dalam beberapa hari ke depan.
Selain itu, sebagian pemudik juga ingin menghindari kepadatan arus mudik yang biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri.
Dhani menambahkan, tarif tiket yang biasanya berada di kisaran Rp350 ribu kini sudah naik menjadi sekitar Rp420 ribu. Ia memperkirakan harga tiket masih berpotensi mengalami kenaikan seiring mendekatnya puncak arus mudik.
BACA JUGA:Sebanyak 94 Masjid di Jalur Mudik Karawang Disiagakan, 11 di antaranya Jadi Posko Utama Pemudik
Lebih lanjut, Dhani mengungkapkan puncak keberangkatan bus diperkirakan terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak agen bus pun menambah jumlah armada yang diberangkatkan setiap hari.
“Biasanya satu unit, sekarang sudah kami berangkatkan sampai lima unit setiap hari,” pungkasnya. (Iky)