KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang mulai mengkaji rencana penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya efisiensi energi.
Pembahasan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat yang mewacanakan kembali penerapan WFH setelah libur Lebaran, di tengah meningkatnya harga minyak dunia.
Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan konsumsi energi, baik dari sisi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) maupun listrik di lingkungan perkantoran.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Jajang Jaenudin, mengatakan pihaknya masih membahas teknis pelaksanaan kebijakan tersebut.
“Untuk WFH di Karawang, kami belum menentukan hari. Tadi masih membahas teknis pelaksanaannya,” ujarnya, Kamis (26/3).
Ia menjelaskan, pembahasan ini menjadi langkah awal agar kebijakan yang diterapkan nantinya tetap berjalan efektif tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah harus menyusun skema yang tepat agar produktivitas ASN tetap terjaga meskipun bekerja dari rumah.
“Ini sebagai langkah mitigasi supaya pelayanan publik dan kinerja tidak terganggu,” kata Jajang.