Pemkab Bekasi dan Dua Perusahaan Gelar Seminar Bahaya Nyamuk
Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Dua Perusahaan Gelar Seminar Bahaya Nyamuk DBD.--karawangbekasi.disway.id
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi terus meningkatkan langkah antisipasi penyebaran penyakit Cikungunya dan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kembali menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui seminar kesehatan bertajuk “Bahaya Nyamuk” yang digelar bersama PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dan PT Harrosa Darma Nusantara di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (09/10/2025).
“Kami aktif melakukan promosi kesehatan melalui pemasangan media edukasi di tempat strategis serta menggerakkan kader Jumantik dan Puskesmas untuk melakukan sosialisasi pencegahan Cikungunya dan DBD,” ujar dr. Arief Kurnia kepada Cikarang Ekspres.
Ia menjelaskan, masyarakat diimbau untuk rutin melaksanakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus menguras, menutup, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
“Dengan rutin melakukan PSN 3M Plus, populasi nyamuk dapat ditekan terutama di musim penghujan. Hal ini akan mengurangi risiko penyebaran penyakit seperti DBD dan Cikungunya,” jelasnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan kasus Cikungunya di Kabupaten Bekasi. Sementara itu, kasus DBD pada semester awal 2025 masih dalam kondisi stabil dan terkendali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: