Pemkab Bekasi Putar Otak Selamatkan PPPK
Pemkab Bekasi Putar Otak Selamatkan PPPK.--karawangbekasi.disway.id
Untuk itu, Asep meminta setiap perangkat daerah menggali seluruh potensi pendapatan yang ada, termasuk dari sektor-sektor yang selama ini dinilai belum maksimal.
Mulai dari retribusi pasar, pengelolaan parkir, fasilitas umum seperti toilet berbayar, hingga pajak air tanah diminta untuk dioptimalkan. Ia bahkan menekankan pentingnya evaluasi detail di setiap unit pelaksana teknis daerah (UPTD).
BACA JUGA:Ribuan Pemudik Kembali ke Cikarang Via Kereta Api
BACA JUGA:Warga Kedungwaringin Dikejutkan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Selidiki Pelaku
“Misalnya DLH, ada berapa UPTD, hasilnya berapa. Dinas Perdagangan, retribusinya bagaimana. Bahkan potensi kecil seperti parkir dan WC juga harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong percepatan kerja Satuan Tugas (Satgas) Pajak Daerah sebagai salah satu sumber pendapatan yang dinilai masih memiliki potensi besar.
Asep menekankan bahwa upaya peningkatan PAD bukan semata-mata untuk mengejar target, melainkan menjaga stabilitas keuangan daerah agar tidak berdampak pada tenaga kerja, khususnya PPPK.
“Ayo kita kerja bareng-bareng jadi potensinya harus kita gali, agar nanti kita tidak ada pengurangan PPPK,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, Bennie Yulianto Iskandar, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menambah pegawai secara mandiri di tengah tekanan anggaran saat ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: