Berbeda dengan diet ekstrem, puasa Ramadhan dilakukan dengan landasan keimanan.
Ketenangan batin yang muncul saat berpuasa membantu mengurangi kecemasan, emosi berlebih, serta stres yang kerap memicu gangguan metabolisme.
Selain manfaat tersebut, puasa juga dipercaya membantu mencegah pembentukan batu ginjal.
Peningkatan kadar sodium dan volume urine selama puasa berperan dalam menghambat kristalisasi garam kalsium pada saluran kemih.
BACA JUGA:Heboh! Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Ternyata Menantu Mantan Pejabat
Karena itu, Ramadhan sebaiknya tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai momen memperbaiki pola hidup.
Mengisi waktu dengan ibadah, zikir, serta membaca Alquran diyakini dapat mengarahkan energi tubuh dan pikiran ke arah yang lebih positif.