Merajut Energi, Mengawal Pangan Nasional

Merajut Energi, Mengawal Pangan Nasional

Petugas tengah mengatur tekanan di metering station Dawuan untuk distribusi gas ke PT Pupuk Kujang.--

 

"Terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini oleh tim Pertagas dalam memenuhi kebutuhan produksi Pupuk Kujang agar dapat terus eksis," terang Rahayu.

 

Kebutuhan gas Pupuk Kujang ditopang beberapa sumber pasokan. Pasokan tersebut antara lain berasal dari Pertamina Hulu Energi (PHE) di wilayah Laut Jawa dengan kontrak sebesar 30 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD), Pertamina EP Aset 3 di wilayah Subang dan Cirebon sebesar 30 BBTUD, serta pasokan dari Sumatera sebesar 41 BBTUD yang dalam dokumen disebut berasal dari Pertamina Gas Negara.

 

Dari sisi penyaluran, Pertagas mengoperasikan jaringan transmisi gas bumi melalui Operation West Java Area (OWJA). Infrastruktur ini menghubungkan sejumlah sumber pasokan dengan konsumen industri di Jawa Barat, termasuk Pupuk Kujang di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.

 

Senior Analyst Corporate Communication Relation & CSR Pertagas, Tedi Abadi Yanto, menjelaskan bahwa ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri pupuk. Menurutnya, industri tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan produktivitas sektor pertanian.

 

"Ketahanan pangan nasional tidak terlepas dari keberlangsungan industri pupuk yang mendukung produktivitas sektor pertanian. Dalam rantai pasok tersebut, ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga proses produksi pupuk," ujar Tedi, Senin (26/10/2026).

 

Tedi menjelaskan, Pertagas mengambil bagian dalam rantai pasok tersebut melalui layanan transmisi gas bumi yang menghubungkan sumber pasokan dengan fasilitas industri, termasuk PT Pupuk Kujang di Cikampek.

 

"Melalui Dawuan Metering Station, gas yang dikirim dari Stasiun Kompresor Gas (SKG) Cilamaya, disesuaikan tekanannya agar diterima dengan sesuai oleh Pupuk Kujang," tambah Tedi.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: