Merajut Energi, Mengawal Pangan Nasional

Merajut Energi, Mengawal Pangan Nasional

Petugas tengah mengatur tekanan di metering station Dawuan untuk distribusi gas ke PT Pupuk Kujang.--

 

Selain kondisi fisik infrastruktur, petugas juga mengawasi aktivitas pihak ketiga di sekitar jalur ROW. Sebab, keberadaan pipa gas bertekanan tinggi membuat kegiatan masyarakat di area tersebut perlu memperhatikan ketentuan keselamatan.

 

Rafli mengatakan, apabila ditemukan pelanggaran di sekitar jalur pipa, pihaknya melakukan pendekatan kepada warga melalui edukasi dan sosialisasi.

 

"Karena ROW ini merupakan jalur vital, karena di sana ada beberapa pipa penyalur bertekanan tinggi dan kalau misal ada kebocoran, nah, kan nanti kan yang terdampak juga warga-warga sekitar," ujarnya.

 

Menurut Rafli, sebagian masyarakat belum sepenuhnya memahami risiko aktivitas di sekitar jalur pipa. Karena itu, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan teknis, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga area ROW.

 

Jaringan pipa yang diawasi petugas tersebut merupakan bagian dari sistem transmisi gas bumi di wilayah Jawa Barat. Rafli menjelaskan, jaringan pipa di wilayah operasinya terkoneksi dari Cirebon hingga Cilegon dan terhubung dengan jaringan lain di Pulau Jawa.

 

"Kalau kami kebetulan ada salah satu konsumen terbesar di Jawa Barat, itu ada Pupuk Kujang yang di Dawuan. Kebetulan kami suplai ke sana dari Cilamaya," kata Rafli.

 

Pemeriksaan jalur ROW menjadi bagian dari upaya menjaga agar infrastruktur yang menghubungkan sumber gas dengan konsumen tetap berada dalam kondisi baik.

Di sisi hilir, Pupuk Kujang memiliki fasilitas produksi yang berkembang sejak perusahaan mulai mengoperasikan pabrik pertamanya pada 1978. Pabrik Kujang 1A menjadi fasilitas awal, kemudian disusul pembangunan Kujang 1B pada 2006. Perusahaan juga mengembangkan fasilitas produksi NPK sejak 2009.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: