Sorot Pelayanan, Masyarakat Harus Tunggu Lurah Jatikarya Berjam-jam Hanya untuk urus Tandatangan

Sorot Pelayanan, Masyarakat Harus Tunggu Lurah Jatikarya Berjam-jam Hanya untuk urus Tandatangan

suasana di kelurahan Jatikarya, terlihat Lurah Jatikarya Abdul Barkah masuk ke dalam kantor, Kamis (24/11/2022) --

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Warga mengeluhkan kondisi pelayanan di kantor kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (24/11/2022).

Pasalnya Lurah Jatikaryta, kerap tidak ada di tempat sehingga membuat pelayanan terganggu. Warga harus rela menunggu berjam- jam untuk menunggu hanya mendapatkan tandatangan dalam pengurusan tanah.

"Padahal sudah janji untuk mengurus AJB, seperti stempel dan tandatangan itukan langsung dari lurah, " ujar warga yang mengaku menunggu sejak pagi di kantor Lurah Jatikarya.

Dia pun membandingkan pelayanan ditempat kelurahan lain yang memiliki perwakilan untuk urusan tertentu ketika lurah tidak berada di tempat. 

Warga tersebut mengaku bekerja di Notaris dan telah terbiasa dalam pengurusan di kantor kelurahan.

Bahkan ada pengurus RT yang juga datang ke Kelurahan untuk meminta tandatangan keterangan kematian terhambat. Karena Lurah setelah datang ke kantor langsung rebah dan tidur di mushala kantor kelurahan. 

"Saya datang untuk meminta tandatangan keterngan kematian. Tapi Lurah tertidur sepertinya di mushala, " Ujar seorang Ibu pengurus RT di kelurahan Jatikarya

Saat media berada di kantor Kelurahan Jatikarya, terlihat Lurah diketahui bernama Abdul Barkah kembali ke kantor Lurah sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan kendaraan pribadi bersama seorang stafnya. 

Namun tak berselang lama sekira pukul 14.00 WIB kembali pergi meninggal kantor menggunakan mobil dinas. 

Saat dicoba dikonfirmasi awak media, Lurah Barkah menolak berkomentar apapun. Bahkan dia cepat pergi meninggalkan wartawan. 

Sementara itu Camat Jatisampurna Nata, dikonfirmasi terkait pelayanan di Kelurahan Jatikarya terbengkalai akibat Lurah jarang berada di kantor tidak memberi jawaban spesifikasi. 

"Kasihan juga sebenarnya, sepertinya Lurah Jatikarya banyak masalah seperti PTSL di Jati murni ditambah terkait soal lahan tol di Jatikarya, " ujar Nata lalu izin pergi ke acara di PGRI.***

Sumber: