Waspadai Nyamuk DBD Semakin Mengganas, Dinkes: Masyarakat Dihimbau Tetap Jaga Pola Hidup Bersih-Sehat

Waspadai Nyamuk DBD Semakin Mengganas, Dinkes: Masyarakat Dihimbau Tetap Jaga Pola Hidup Bersih-Sehat

ilustrasi gambar, Nyamuk DBD--

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Musim peralihan dari hujan ke kemarau membuat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin mengganas diberbagai daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat salah satunya di Kabupaten Bekasi. 

Kendati, penyakit yang disebabkan akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti lantaran itu berinfeksi virus alhasil mengakibatkan penyakit DBD yang bisa menyasar kepada siapa saja tidak pilih-pilih pandang terjangkit kesiapapun manusianya.

"Kami sudah melaksanakan dan menindaklanjutinya kasus dilapangan bahwa di musim pancaroba ini, biasanya kasus DBD selalu naik. Sedikitnya ada beberapa pasien dari Sukatani dan Mangunjaya sedang mengidap penyakit DBD, Pasien pun saat ini sudah dirujuk dan dilarikan ke rumah sakit," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah ketika dikonfirmasi Cikarang Ekspress pada Rabu (27/03) dini hari.

Menurutnya seiring siklus adanya perubahan cuaca pada musim pancaroba di bulan-bulan Maret terlebih seiring berlangsung nya bulan suci ramadan 1445H bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di wanti-wanti untuk tetap waspada terhadap berbagai penyakit khususnya DBD.

BACA JUGA:Anggota DPR RI Putih Sari Minta Kemnaker Segera Buat Aturan Soal THR Driver Ojol

BACA JUGA:Panitia Pemilihan Kecamatan Cikarang Barat Terbukti Melanggar Sanksi Administratif

"Bulan puasa kali ini terlebih siklus perubahan cuaca dari musim hujan ke kemarau dan pancaroba  kebanyakan penyakit yang muncul itu terutama terjangkit ke masyarakat, biasanya itu penyakit DBD dan Infeksi saluran pernapasan," kata dia.

Diketahui adapun beberapa gejala DBD paling umum di antaranya adalah demam yang disertai sakit kepala, nyeri di bagian belakang kepala, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan muncul bintik-bintik merah di kulit.

Kendati demikian, Alamsyah menambahkan pihaknya mengklaim rincian pada kasus DBD di Kabupaten Bekasi saat ini dibilang masih tergolong relatif terkendali. Meskipun demikian masyarakat dimusim pancaroba kali ini diperlukan banyak kewaspadaan apalagi sedang berpuasa.

"Saat ini kasus DBD di Kabupaten Bekasi relatif terkendali walaupun memang perlu kewaspadaan masyarakat karena ini musim pancaroba, Jadi masyarakat dihimbau di bulan puasa kali ini harus tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat," imbuhnya.

BACA JUGA:Nonton The Richest Man in Game Episode 9 Subtitle Indonesia

BACA JUGA:Nonton Shangri-La Frontier: Crappy Game Hunter Challenges God-Tier Game Episode 24 Subtitle Indonesia

"Kemudian istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh dan tidak lupa menjaga lingkungan sekitar, jangan ada genangan air. Terkahir aktivitas fisik harus tetap bergerak walaupun memang disaat sedang berpuasa," tandasnya. (Iky)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: