Dokter menyarankan agar puasa dijalani dengan pikiran positif dan tidak dijadikan sebagai beban.
Sikap tenang dan bahagia justru membantu tubuh beradaptasi lebih baik selama menjalani ibadah puasa.
“Kalau puasa dijalani dengan tekanan, asam lambung justru bisa meningkat. Tapi kalau dijalani dengan pikiran positif, insyaallah tubuh akan lebih mudah menyesuaikan,” jelasnya.
BACA JUGA:Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang Raih Tiga Penghargaan Bergengsi
5. Jangan Memaksakan Diri
Jika seluruh persiapan sudah dilakukan namun keluhan maag tetap muncul dan mengganggu aktivitas, puasa sebaiknya ditunda terlebih dahulu dan diganti di lain waktu sesuai anjuran medis dan ketentuan agama.
Kesehatan tetap menjadi prioritas utama agar ibadah puasa Ramadhan dapat dijalani dengan aman dan khusyuk.
Dengan mengenali kondisi tubuh, menjaga pola makan, serta mengelola stres, penderita maag tetap bisa menjalani puasa Ramadhan dengan nyaman tanpa takut keluhan kambuh.