Merajut Energi, Mengawal Pangan Nasional

Sabtu 31-10-2026,09:25 WIB
Reporter : Rizki Andika
Editor : Rizki Andika

"Proses produksi dimulai dari fasilitas utilitas yang mengolah gas alam dan air untuk menghasilkan kebutuhan pendukung pabrik, termasuk air demineralisasi dan uap," terang Amran, Senin (26/10/2026).

 

Selanjutnya, pabrik amonia mengolah gas alam bersama udara dan air demineralisasi untuk menghasilkan amonia dan karbon dioksida. Amonia kemudian diproses lebih lanjut di pabrik urea hingga menjadi produk akhir yang siap dikemas dan didistribusikan. 

 

"Hasil produksi dalam saru hari dari pabrik urea, estimasi penerapannya dalam pertanian dapat memenuhi sekitar 3450 ribu hektare," terang Amran.

 

"Bisa dibayangkan betapa sulitnya kondisi apabila tidak ada jaringan gas yang dikelola oleh teman-teman Pertagas, mengingat pentingnya pasokan energi tersebut bagi kelangsungan operasional pabrik pupuk," tambah Amran.

 

Rangkaian proses tersebut menunjukkan keterkaitan antara pasokan gas dengan kapasitas produksi pabrik. Semakin besar kapasitas fasilitas yang dioperasikan, semakin penting pula pengelolaan pasokan bahan baku agar proses produksi dapat berlangsung sesuai rencana.

 

Kebutuhan gas bagi industri pupuk pada akhirnya memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian. Pupuk menjadi salah satu sarana produksi yang dibutuhkan petani dalam kegiatan budidaya, sedangkan industri pupuk membutuhkan pasokan bahan baku yang memadai untuk menjaga proses produksinya.

 

Dalam rantai tersebut, perusahaan penghasil gas, pengelola transmisi, dan industri pupuk memiliki peran yang saling terhubung. Sumber gas menyediakan bahan baku, jaringan transmisi menghubungkan pasokan dengan konsumen, sementara pabrik mengolahnya menjadi produk yang dibutuhkan sektor pertanian.

 

Dari sumber gas di Laut Jawa, ORF Cilamaya, jaringan transmisi, hingga fasilitas produksi di Cikampek, setiap mata rantai memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan industri pupuk. Aliran gas yang bergerak melalui jaringan pipa menjadi salah satu penopang proses produksi yang pada akhirnya terhubung dengan kebutuhan sektor pertanian.

 

Kategori :