Dini Hari Mencekam, Puluhan Bus Sinar Jaya Terbakar Hebat, Butuh 6 Jam Padamkan Api
Sekitar 50 bus Sinar Jaya di Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, ludes terbakar dini hari-Risky Pangestu (Cikarang Ekspres)-
KARAWANG BEKASI DISWAY.ID - Pangkalan bus Sinar Jaya di Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, hangus terbakar hebat dilalap si jago merah pada Selasa 18 Agustus 2026 dini hari.
Kobaran api menghanguskan sekitar separuh dari 100 unit bus yang terparkir di lahan seluas kurang lebih 800 meter persegi. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa siang, puluhan bus tampak hangus dan menyisakan rangka.
Komandan Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Bohir, mengatakan bus yang terbakar merupakan milik PT Sinar Jaya. Bus-bus tersebut diketahui sudah tidak beroperasi. “Sekitar 50 bus hangus terbakar,” ujar dia di Cikarang Barat.
Kebakaran pertama kali diketahui petugas keamanan pangkalan yang sedang melakukan patroli rutin sekitar pukul 01.45 WIB. Dua menit kemudian, unit pemadam pertama bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB.
Bohir mengungkapkan keterangan petugas keamanan di lokasi, kobaran api tiba-tiba membesar dari bagian tengah deretan bus yang sudah tidak digunakan. Saat kejadian, petugas keamanan juga mendengar suara dentuman dari arah deretan bus tersebut.
“Kronologinya security sedang patroli, nah langsung dia (melihat) api menghebat besar di sekitaran areal bus di tengah dan ada suara ledakan,” kata dia.
Besarnya kobaran api membuat Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengerahkan sembilan armada pemadam dari berbagai pos dan sektor. Armada tersebut terdiri atas lima unit Mako Cikarang Selatan, serta masing-masing satu unit dari Sektor Cikarang Selatan, Sektor Cikarang Utara, Sektor Pemda dan Sektor Sukatani.
“Wah, bukan gede lagi tuh! Ini bukan lumayan. Masih banyak perambatan, makanya kita ngerahin 9 unit itu,” ujar Bohir.
Petugas juga membagi penanganan menjadi dua jalur untuk mencegah api merambat ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Satu jalur difokuskan untuk pemadaman di area parkir bus, sementara jalur lainnya digunakan sebagai upaya membentengi permukiman warga.
“Kita buka dua jalur tuh, yang buat back up pemukiman sebelah kiri sama yang pemadaman yang di areal parkir bus. Alhamdulillah keblokir, enggak semua (kebakar,red). Di belakang aja, yang depan enggak,” katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala minimnya sumber air di sekitar lokasi. Petugas terpaksa mengambil air dari aliran Sungai Kalimalang yang berjarak hampir satu kilometer dari pangkalan.
“Kalau kesulitan, sumber air jauh harus ke Kalimalang ngambilnya. Lumayan dari situ jaraknya hampir 1 km,” katanya.
Bohir menyebut, proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung hampir enam jam dan dinyatakan selesai pada pukul 07.35 WIB. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


