Buka SPMB Tahun Pelajaran 2025/2026, MAN 2 Karawang Cetak Lulusan Penghafal Alquran dan Siap Kerja
MAN 2 Karawang sedang menggelar SPMB tahun pelajaran 2025/2026. Madrasah aktif mencetak lulusan penghafal Alquran dan siap kerja.--karawangbekasi.disway.id
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karawang sedang menggelar SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun pelajaran 2025/2026.
Kepala MAN 2 Karawang, Ahmad Dimyati mengatakan, MAN 2 Karawang selalu antusias dalam menggelar SPMB. Pasalnya, madrasah yang berlokasi di Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur ini semakin dipercaya dan diminati oleh masyarakat dari tahun ke tahun.
Tingginya minat masyarakat, jelas Dimyati, tak lepas dari terus meningkatnya kualitas MAN 2 Karawang baik dari sarana prasarana maupun pembelajaran. Madrasah yang terakreditasi A dan dilengkapi tenaga pendidik yang profesional ini memiliki fasilitas lengkap seperti lab IPA, lab komputer, bimbingan konseling, perpustakaan, sarana ibadah, sarana olahraga, sarana upacara hingga kantin madrasah.
Selain itu, madrasah yang menyediakan banyak kegiatan ekstrakurikuler dan mengembangkan Imtaq dan Iptek ini memiliki program unggulan hingga keterampilan yaitu tahfidz Alquran (menghafal Alquran) dan Balai Latihan Kerja (BLK).
"Lewat program unggulan tahfidz Alquran, lulusan ditargetkan minimal hafal tiga juz sebagai bekal mereka mendaftar ke perguruan tinggi lewat jalur beasiswa penghafal Alquran. Sedangkan melalui program keterampilan BLK yang bekerja sama dengan Disnaker, anak dibekali beberapa keterampilan seperti tata boga, menjahit, dan tata busana/rias pengantin, sebagai bekal mereka yang ingin bekerja atau berwirausaha," ujar Dimyati, kepada KBE, Senin (28/4/2025).
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus Ketua Panitia SPMB, Yusuf Muhtadin, didampingi Kepala TU, Endang Sumarna, menambahkan, pendaftaran SPMB digelar dalam dua gelombang yaitu Januari hingga Maret untuk gelombang pertama, dan April hingga Juni gelombang kedua.
"Kuota yang kami sediakan sebanyak 252 siswa untuk mengisi tujuh rombongan belajar (rombel). Setiap rombel atau kelas akan diisi 36 siswa," jelas Yusuf.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: