Ribuan Kader Posyandu Seluruh Pelosok Desa Purwakarta Tumplek, Ini Misi Bupati Anne

Ribuan Kader Posyandu Seluruh Pelosok Desa Purwakarta Tumplek, Ini Misi Bupati Anne

--

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID, PURWAKARTA - Sedikitnya 2.652 kader dari 183 desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Purwakarta meriahkan Jambore Kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta pada Rabu, 21 Juni 2023.

Berpusat di Taman Maya Datar, Alun-alun Kiansantang Taman Pasanggrahan Padjajaran, event akbar itu juga diisi dengan  pemberian penghargaan dan penghormatan atas jasa dan peran luar biasa mereka.

Turut hadir Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Widyawati para pejabat dari Provinsi Jawa Barat, dan para pimpinan yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Purwakarta.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan para kader posyandu adalah para pahlawan kesehatan masyarakat. Mereka adalah sosok-sosok  yang luar biasa. Mereka melayani masyarakat hingga ke pelosok desa.

Para kader tersebut, kata dia,  terlibat aktif turut serta melayani kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak balita, termasuk ikut menanggulangi stunting.

"Kader Posyandu merupakan pahlawan kesehatan karena jasa besarnya sebagai ujung tombak penanganan ibu hamil, bayi dan balita. Mereka juga jadi garda terdepan dalam penanggulangan stunting,' ujar Ambu Anne -sapaan karibnya-.

Dia melanjutkan peran aktif para kader posyandu dalam penanganan stunting itu sekaligus menindaklanjuti kebijakan Presiden Joko Widodo  yang menetapkan penanganan stunting sebagai salah satu program nasional strategis.

"Jadi sebagai petugas di garda terdepan dalam melayani kesehatan masyarakat, maka tidak salah kalau kader Posyandu merupakan Pahlawan Kesehatan karena dedikasi dan pengorbanannya yang luar biasa," ujar Bupati Anne.

Bupati Perempuan pertama di Purwakarta itu juga menargetkan bisa terus menurunkan angka stunting.

Selama dua tahun terakhir, kasus stunting di Purwakarta mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tahun 2021 lalu penderita stunting di Purwakarta 3709. Sedangkan tahun 2022, penderitan stunting menjadi 2095 balita.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Jambore Kader Posyandu, Norman Nugraha mengatakan,  2.652 peserta jambore itu terdiri atas 1.048 kader posyandu yang tersebar di 183 desa dan 17 kecamatan di seluruh Purwakarta.

Sementara para peserta lainnya sebanyak 652 peserta merupakan para kepala desa, camat, jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Piminan Daerah), perwakilan organisasi profesi, kader Puskesmas dan unsur pejabat dari berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkab Purwakarta.

"Tema jambore kali ini adalah Saya Bangga Menjadi Kader Posyandu. Kebanggan itu bukan tanpa alasan, karena memang tugas mereka sangat luar biasa dalam membantu penanganan kasus stunting dan melayani kesehatan keluarga, khususnya kesehatan ibu hamil, balita dan anak-anak," ujar Sekda Purwakarta itu.

Pada jambore tersebut juga diberikan sejumlah penghargaan dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Penghargaan diberikan kepada Posyandu Mawar,  Desa Cipancur Kecamatan Cibatu sebagai Posyandu terbaik se-Purwakarta.

Penghargaan lainnya adalah untuk Pencapaian Imunisasi Terbaik diberikan kepada Kecamatan Kiarapedes, Campaka dan Kecamatan Darangdan.

"Penghargaan diberikan oleh Bupati Anne Ratna Mustika karena prestasi mereka memang luar biasa dalam mmembantu pelayanan kesehatan masyarakat," kata Norman. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: